mengingat fungsi utama dari blog ini dulunya adalah ajang curhat baik dalam bentuk kecil maupun dalam partai besar, maka sejak sudah lama saya tidak curhat penuh kedengkian, sekaranglah saatnya.

ya, ini tentang teman atau apalah namanya. gue sudah cukup malas menyebutnya teman atau apalah namanya. di kalangannya, dia ini termasuk "power ranger" dan "jin botol", terkadang cukup "jelangkung".

gue uda hampir angkat tangan sama tingkah polahnya belakangan ini. untuk urusan per-powerranger-an ya gue ga bisa usil banyak karena toh ntar dia tau sendiri lah kalau ngorbanin berlian buat kerikil itu SALAH BESAR.

kalo untuk urusan per-jelangkung-an.. yaaaa memang terdengar seperti datang kalo ada maunya sendiri, tapi untuk menaikkan bargaining position, mari kita tetapkan, "gue hanya beli apa yang dia jual".

masalah per-jinbotol-an ini nih yang paling bikin keki. gimana ngga? gue datang dengan damai menawarkan bantuan untuk mengatur apa yang harusnya diatur bersama, bukannya bilang "walaikum salam", meninggalkan bayangannya pun tidak. ketika gue sudah menjalankan 150% kewajiban gue, dia masih tak terlihat dengan 50% kewajibannya. ketika gue sudah mencurahkan perhatian lebih, dia masih saja menghilang, bahkan tidak bergeming untuk mengorbankan 350 PERAK.

i am eager to see you beseech me for what you've lost and what you've done.

No comments: